Fakta Terkait Keberadaan Rambut di Area Kemaluan

 

Fakta Terkait Keberadaan Rambut di Area Kemaluan

Viralnews.my.id Rambut kemaluan kebanyakan secara normal bakal mulai nampak pada seseorang usai era puber. Perubahan hormon yang terjadi menyebabkan rambut di area spesial ini juga ikut muncul.


Rambut ini bisa nampak secara lebat baik pada pria maupun wanita. Berbeda bersama rambut di kepala, rambut di area intim ini punyai bentuk yang benar-benar khas.'


Selurus apa pun rambutmu, rambut kemaluan kebanyakan bakal keriting. Kurang lebih rambut yang punyai bentuk mirip bersama rambut kemaluan ini adalah rambut ketiak.


Walau kadang banyak orang tak menyadarinya, rambut kemaluan ini memang punyai kegunaan sendiri bagi tubuh. Dilansir dari Men's Health, berikut sejumlah fakta menggelitik berkenaan rambut kemaluan.


Mengapa Rambut Kemaluan Tebal?


Secara bentuk, rambut kemaluan cenderung lebih tidak tipis dan keriting dibanding rambut di kepala. Marc Glashofer, seorang ahli kulit mengungkap bahwa hal ini disebabkan kegunaan dari rambut kemaluan sebagai sebuah bantalan.


"Ini mencegah gesekan selama bercinta yang bisa menyebabkan ruam dan lecet di kulit," terangnya.


"Lebih mutlak lagi, rambut kemaluan jadi pelindung dari bakteri dan patogen lain," sambungnya.


Mengapa Rambut Kemaluan Keriting?


Bentuk keriting dari rambut kemaluan ini disebut Dr Brian Steixner, direktur Institute of Mens Health di Jersey Urology Group disebabkan dikarenakan bentuk berikut bisa lebih baik didalam memerangkap bau feromon dari kelenjar keringat di kira-kira selangkangan.


Hal ini bisa ditarik kembali pada sejarah manusia jutaaan tahun lalu yang memakai wangi selangkangan sebagai pemikat lawan jenis.


Secara singkat, pada sementara itu, munculnya bau itu menandakan bahwa manusia sudah siap untuk bereproduksi. Tak heran mengapa bulu kemaluan ini kebanyakan memang baru nampak sesudah puber.


Rambut Kemaluan Sama bersama Bulu Gorilla


Menurut Robin Weiss, profesor viral onkologi dari University College London, rambut kemaluan manusia mirip bersama bulu gorila. Hal ini kalau diamati dari ketebalan yang dimiliki oleh rambut ini.


Keberadaan rambut yang tidak tipis pada gorila ini menyebabkan kepiting senang bersemayam di dalamnya. Pada manusia, kesamaan ini nampak didalam bentuk senangnya kutu hinggap di lokasi kira-kira kemaluan itu.


Hal ini bisa menyebabkan bintik dan juga bekas gigitan kemungkinan dialami pada anggota spesial ini. Oleh dikarenakan itu, kita mesti benar-benar hati-hati.


Rambut Kemaluan Tidak Harus Dikeramasi


Walau rentan bau dan jadi sarang kutu, ternyata tidak mutlak untuk mengeramasi rambut kemaluan. Hal itu diungkapkan oleh Dr. Ricardo Mejia, ahli kulit dari Florida.


Dr Mejia mengungkap bahwa bagi rambut kemaluan, cukup untuk menyabuni dan menyiram bersama air saja.


"Sampo yang tersedia sementara ini kebanyakan digunakan untuk memaksimalkan volume rambut, untuk berikan kilau sempurna dan mengembang," terang Dr. Mejia.


"Kecuali anda seorang type bulu kemaluan, saya berasumsi tak mesti untuk mengeramasinya," sambungnya.


Seberapa Panjang Normalnya Rambut Kemaluan?


Secara normal, rambut kemaluan tidak bakal tumbuh benar-benar panjang hingga bisa seakan-akan melompat dari celana panjangmu. Diterangkan bahwa panjang rata-rata rambut kemaluan adalah 1,3 hingga 3,8 cm.


Rambut Kemaluan Mungkin Rontok


Seiring bertambahnya usia, bukan hanya rambut kepala yang mengalami kerontokan, rambut kemaluan juga bisa mengalaminya. Hal ini kebanyakan bakal mulai dialami pada usia 50-an dikala testosteron mulai menurun.


Bahaya Mencukur Rambut Kemaluan


Karena kadang bentuknya yang tidak estetik dan mengganggu, banyak orang coba mencukur bulu kemaluan. Namun khususnya pada pria, hal ini bisa beresiko apalagi dikala mencukur bulu kemaluan di skrotum.


"Kulit skrotum memang benar-benar unik dikarenakan terdapat celah dan lekukan," memahami Steixner.


"Area berikut sudah terbukti bisa memerangkap bakteri didalam kuantitas besar. Ketika anda mencukur area vital, sedikit luka saja bisa menyebabkan bakteri masuk kedalam sehingga benar-benar mudah menyebabkan selulit, abses, dan pada masalah tertentu suasana bernama Fournier gangrene.


Mengingat bahaya yang kemungkinan nampak dari hal ini, maka direkomendasikan untuk tidak mencukur rambut kemaluan. Jika mulai benar-benar panjang, anda bisa memangkas ujung-ujungnya sedikit saja. 


Penyebab Selangkangan Gatal pada Pria

LihatTutupKomentar